MTsN 9 Kediri

Cerdas, Amanah, Naturalis, Teknologi, Inovatif dan ber-Karakter

Advertisement

OSIM MTsN 9 Kediri Gelar Pemilihan Ketua, Kampus Doko dan Wonorejo Semarakkan Pesta Demokrasi Siswa

Semangat demokrasi tumbuh di lingkungan MTsN 9 Kediri melalui penyelenggaraan pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) yang dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kampus Doko dan Kampus Wonorejo. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para siswa untuk belajar menggunakan hak pilih, menghargai perbedaan pilihan, serta memahami arti kepemimpinan dan tanggung jawab.

Pemilihan Ketua OSIM kali ini diikuti oleh tiga pasangan calon yang siap membawa gagasan dan harapan bagi kemajuan organisasi siswa. Ketiga pasangan tersebut adalah Paslon 1, Novyan Nur Cahyo dan Fenita Puri Septiana, keduanya dari kelas 8K; Paslon 2, Muhammad Nabil Rafi Alfariz dari kelas 8H dan Nadhira Kahansa dari kelas 8B; serta Paslon 3, Damia Estifa Cahyani dari kelas 8J dan Nayla Assyfaturrohma dari kelas 8D.

Ketiga pasangan calon tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran demokrasi di madrasah. Melalui pencalonan ini, para siswa berkesempatan menyampaikan gagasan, memperkenalkan visi dan misi, serta menunjukkan kesiapan untuk mengemban amanah sebagai pengurus OSIM. Persaingan di antara para calon bukan semata-mata tentang siapa yang memperoleh suara terbanyak, melainkan juga tentang keberanian berpartisipasi, sportivitas, dan kedewasaan dalam menerima hasil pilihan bersama.

Ada hal menarik dalam pelaksanaan pemilihan di Kampus Wonorejo. Jika pemungutan suara pada umumnya identik dengan kertas suara dan kotak suara, kali ini proses pemilihan dilaksanakan secara digital dengan memanfaatkan perangkat komputer atau PC. Para siswa menggunakan teknologi tersebut untuk menyalurkan hak pilih mereka. Penerapan sistem digital ini menghadirkan pengalaman baru sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam proses demokrasi di lingkungan madrasah.

Sementara itu, pelaksanaan pemilihan di Kampus Doko turut menjadi bagian dari pesta demokrasi siswa MTsN 9 Kediri. Penyelenggaraan di dua kampus ini menunjukkan semangat yang sama, yakni memberikan ruang bagi siswa untuk berpartisipasi dalam menentukan pemimpin organisasi mereka.

Lebih dari sekadar memilih ketua dan wakil ketua, kegiatan ini menjadi pembelajaran nyata tentang nilai-nilai demokrasi. Para siswa belajar bahwa setiap suara memiliki arti, setiap pilihan harus dihormati, dan setiap amanah membutuhkan tanggung jawab. Mereka juga diajak memahami bahwa seorang pemimpin bukan hanya seseorang yang berdiri di depan, melainkan sosok yang bersedia mendengarkan, melayani, dan bergerak bersama demi kepentingan seluruh siswa.

Melalui pemilihan Ketua OSIM ini, MTsN 9 Kediri terus berupaya menanamkan karakter kepemimpinan, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada peserta didik. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa di masa depan.Dari bilik suara hingga layar komputer, setiap pilihan menjadi pelajaran berharga tentang demokrasi. Di MTsN 9 Kediri, para siswa tidak hanya belajar memilih pemimpin, tetapi juga belajar menjadi generasi yang menghargai perbedaan, menjunjung kejujuran, dan siap mengemban tanggung jawab demi kemajuan bersama.