
Kabar gembira datang lagi untuk MTsN 9 Kediri. Salah satu siswa kelas 7A menoreh prestasi dan berhasil meraih juara tiga dalam kejuaraan nasional tenis junior yang diselenggarakan di Bantul, Yogyakarta. Dia adalah Bima Ahmad Iqbaal Saputra, atlet tenis cilik yang melalangbuana dalam olahraga tenis lapangan.
Bima, sapaan akrabnya. Mengikuti kejuaraan dari tanggal 13-19 Februari 2022. Terbang dari Kediri menuju Yogyakarta. Bermain dalam kelompok umur 12 tahun, Bima melawan Dio dari Banten dan memenangkan skor dengan perbedaan tipis 64-62 di laga pertama. laga berlanjut dan sempat mengalami kekalahan di pertandingan hari ketiga melawan Alfaradu dari Kalimantan Selatan dengan skor 62-63. Membuat Bima semakin semangat untuk terus berlatih supaya di pertandingan berikutnya lebih berkobar kembali.
Harapan tidak pupus di pertandingan hari ketiga. Masih ada pertandingan di hari ke lima yang membuat Bima bangkit dan memenangkan pertandingan dengan skor 76-63 melawan unggulan dua dari Jakarta. Kemenangan tersebut membuat Bima maju ke babak semifinal kejuaraan tenis junior.
Babak semifinal, Bima bertanding melawan Rasya dari Yogyakarta. Pertandingan berjalan cukup ketat karena perebutan point untuk masuk final. Pertandingan berakhir dengan poin 63-64, yang membuat perjuangan Bima terhenti dan mendapatkan juara 3. Mendapatkan juara tiga dalam kejuaraan Nasional yang diikuti oleh seluruh siswa yang ada di Indonesia, membuat Bima sangat senang sekaligus bersyukur.
Disampaikan oleh Bima setelah selesai memberi kabar juara, Jumat (18/2/2022) “Saya sangat senang, karena saya masih diberi kesempatan juara tiga. Kedepannya semoga saya lebih baik lagi,” tutur Bima.
Kabar prestasi Bima langsung meyebar di kalangan bapak-ibu guru dan siswa-siswi MTsN 9 Kediri. Beramai-ramai semua memberikan ucapan selamat dan doa tulus yang ditujukan kepada Bima. “Alhamdulillah, semoga semakin sukses dan barokah. Amiin ya robbal alamiin,” tutur ibu Heni.
Bima menyampaikan terimakasih atas dukungan dari semua guru beserta teman-teman MTsN 9 Kediri yang telah mendukung dan memberikan doa kepadanya. Tak lupa, dia memberikan semangat kepada teman-temannya untuk terus berjuang mengembangkan prestasi, disiplin diri, konsisten dalam belajar, dan selalu berdoa. Karena kunci dari semua prestasi adalah doa-doa tulus yang dilangitkan kepada Ilahi.







