MTsN 9 Kediri

Cerdas, Amanah, Naturalis, Teknologi, Inovatif dan ber-Karakter

Advertisement

SOSIALISASI SATGAS ANTI NARKOBA DARI PEMDES DOKO DI MTsN 9 KEDIRI

Kediri, 18 September 2023 – Pemerintah Desa Doko, bekerjasama dengan MTsN 9 Kediri, telah melaksanakan kegiatan sosialisasi Satgas Anti Narkoba di Kampus 3 Doko-Inpres. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya narkoba kepada siswa-siswi MTsN 9 Kediri.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Satgas Anti Narkoba yang terdiri dari sejumlah anggota yang ditugaskan langsung oleh Kepala Desa Doko, Diah Widarni, SE hadir dalam kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa-siswi MTsN 9 Kediri tentang bahaya narkoba serta upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.



Kepala Desa Doko, Diah Widarni, SE, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya peran aktif masyarakat, termasuk siswa-siswi MTsN 9 Kediri, dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. Beliau juga menekankan bahwa Satgas Anti Narkoba Desa Doko siap memberikan dukungan dan bimbingan kepada siapapun yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang narkoba.

Sosialisasi ini menghadirkan Kader Satgas anti narkoba. Mereka memberikan penjelasan yang mendalam tentang berbagai jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan, serta bagaimana cara mengidentifikasi dan mencegah penyalahgunaan narkoba.



Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa-siswi MTsN 9 Kediri tentang bahaya narkoba, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang bijak untuk menjauh dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, Satgas Anti Narkoba Desa Doko juga berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di wilayah Desa Doko.



Para siswa-siswi MTsN 9 Kediri juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan anggota Satgas Anti Narkoba, sehingga mereka dapat memperoleh informasi yang lebih konkret dan relevan tentang isu narkoba.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, serta meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba dikalangan siswa dan umunya pada masyarakat Desa Doko.(HUMAS)